5 Cara Mencegah Darah Tinggi Saat Hamil



Berdasarkan penelitian ada sekitar 1 dari 3 orang mengidap penyakit darah tinggi. Penyakit darah tinggi ini dapat menyebabkan terjadinya kerusakan serius pada beberapa organ vital yang sangat sulit disembuhkan. Tekanan darah tinggi ternyata juga sangat berisiko menyebabkan penyakit berbahaya seperti sakit jantung, stroke, gagal ginjal, hingga diabetes melitus. Karena bahayanya yang sangat mengancam itu maka muncullah istilah darah tinggi sebagai “the silent killer” (pembunuh senyap).

Rentang usia orang yang terserang tekanan darah tinggi biasanya terjadi pada orang berusia diatas 18 tahun. WHO sebagai Organisasi Kesehatan Dunia menyebutkan proporsi seseorang terkena tekanan darah tinggi akan meningkat seiring dengan bertambahnya umur. Biasanya terjadi pada 1 dalam 10 orang pada rentang usia 20-30-an tahun, dan 5 dari 10 orang pada rentang usia 50-an tahun.

Oleh karena itu sangat penting dilakukan deteksi dini pada setiap orang dewasa untuk menghindari dampak yang lebih serius akibat tekanan darah tinggi ini. Idealnya setiap orang seharusnya harus selalu memantau tekanan darah mereka dan menjaganya agar tetap berada pada level yang normal. Normalnya tekanan dara pada orang dewasa berada pada rentang 120/80 mmHg.

Risiko terserang tekanan darah tinggi ini meningkat pada ibu hamil. Oleh karena itu sangat penting untuk meminimalisir terjadinya tekanan darah tinggi pada saat kehamilan. Berikut ini adalah beberapa tips praktis yang bisa Anda lakukan untuk mencegah terjadinya tekanan darah tinggi pada saat hamil.

1. Kurangi garam


Anda harus mengatur pola makan Anda dengan baik pada saat sedang hamil. Kurangilah konsumsi makanan yang mengandung kadar garam tinggi. Asupan sodium ke dalam tubuh Anda pada saat hamil harus di batasi. Hal ini akan membantun untuk mengontrol tekanan darah Anda dan mencegah terjadinya darah tinggi. Rekomendasi asupan sodium berdasarkan WHO adalah tidak boleh melebihi 2.000 mg perhari. Ini setara dengan 5 gram garam dapur. Nah dengan patokan ini seharusnya Anda harus mengatur konsumsi garam dengan tidak memakai garam berlebihan pada makanan yang Anda konsumsi sehari-hari pada saat hamil.

2. Konsumsi potasium


Potasium dapat membantu tubuh Anda menurunkan tekanan darah. Zat ini bisa dengan mudah Anda temukan pada buah-buahan sepeti pepaya, pisang dan kurma. Kandungan potasium dalam makanan yang Anda konsumsi mampu menurunkan tekanan darah Anda yang tinggi kemudian menyeimbangkannya. Berdasarkan rekomendasi para ahli gizi, asupan potasium yang baik untuk orang dewasa adalah 3,5 mg perhari.

Anda bisa mengkonsumsi kacang-kacangan dan sayuran yang tinggi potasium seperti kacang polong (1.300 mg potasium per 100 g), kacang (600 mg per 100 g), sayuran seperti bayam, kol (550 mg per 100 g)

3. Lakukan Modifikasi diet


Dalam sehari sekurang-kurangnya Anda harus mengkonsumsi lima sajian buah dan sayuran berserat pada saat sedang hamil. Anda juga harus mengurangi makanan olahan dan makanan instan pada menu harian Anda. Kurangi juga makanan yang mengandung garam tinggi seperti asinan, keripik, dan berbagai jenis saus. Makanan yang paling sehat dan aman untuk di konsumsi pada saat hamil adalah buah dan sayuran yang mengandung rendah sodium dan kaya  potasium. Dengan melakukan diet pola makan seperti ini akan membantu Anda menurunkan tekanan darah. Selai itu Anda juga harus mengurangi berbagai jenis makanan berlemak dan makanan yang dimasak dengan digoreng.

4. Mengontrol berat badan


Orang yang terserang tekanan darah tinggi cenderung akan mengalami peningkatan berat badan. Berdasarkan perhitungan medis, setiap terjadi lima kilogram penurunan berat badan akan menurunkan tekanan darah sistolik hingga 2-10 poin. Untuk mencegah terjadinya tekanan darah tinggi Anda harus selalu memonitor Indeks Massa Tubuh atau Body Mass Index atau yang sering di sebut dengan BMI pada kisaran 18,5-24,9 kilogram/m2.

5. Olahraga


Pada saat hamil sangat disarankan untuk selalu tidur yang cukup,  dan melakukan orlahraga ringan seperti meditasi dan yoga. Hal ini sangat bagus untuk menghindari terjadinya stress. Yang mana stress merupakan pemicu terjadinya tekanan darah tinggi. Anda bisa melakukan olahraga tersebut rutin setidaknya 30 menit per hari untuk mengurangi stres. Selain itu Anda juga bisa melakukan beberapa aktivitas olahraga ringan di pagi hari seperti berjalan kaki dan menyiram tanaman. Lakukan aktivitas fisik ini secara rutin agar Anda terhidar dari serangan darah tinggi pada saat hamil.

Semoga bermanfaat.